Vaksinasi Covid-19, RSUD Nganjuk Berikan Pelayanan Prima Pada Peserta

Vaksinasi Covid-19, RSUD Nganjuk Berikan Pelayanan Prima Pada Peserta
Proses peserta vaksinasi Covid-19 RSUD Nganjuk

NGANJUK - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nganjuk, Jawa Timur berikan vaksinasi kepada pelayan publik yaitu tenaga pendidik atau Guru dan Kepala Sekolah pada Rabu (28/04/2021).

Pantauan jurnalis Indonesiasatu.co.id para ASN pelayan publik menuju lantai 2 RSUD Nganjuk untuk melewati 4 tahapan untuk memastikan bahwa layak menerima vaksinasi, serta disambut antusias oleh mereka.

Menurut Direktur RSUD Nganjuk Dr. Nur Cholis mengatakan ada 4 tahapan yang harus mereka lalui mulai dari registrasi atau verifikasi data disesuaikan dengan jadwal yang sudah diberikan sebelumnya di meja 1.

"kemudian proses screening meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengukuran suhu, dan konsultasi dokter untuk memastikan kondisi kesehatan tubuh di meja 2, " kata Nur Cholis.

Nur Cholis menambahkan jika dinyatakan lolos screening, penerima vaksin dapat melanjutkan ke tahap vaksinasi atau injeksi vaksin di meja 3.

Pemberian vaksin di meja 4 RSUD Nganjuk

"Setelah itu, penerima vaksin tidak diperbolehkan langsung pulang setelah disuntik, namun diharuskan menuju meja 4 untuk menjalani observasi pasca vaksin, sekaligus diberikan edukasi kurang lebih 15 menit, " imbuh Nur Cholis.

Nur Cholis menjelaskan yang tidak mengalami keluhan dapat langsung mengambil kartu vaksin, " pungkasnya.


Jurnalis : Sakera
Editor     : Tiarsin
Biro        : Kabupaten Nganjuk

Nganjuk RSUD Nganjuk Jawa Timur
Tiarsin

Tiarsin

Previous Article

Tingkatkan Pelayanan, Klinik Urologi Hadir...

Next Article

Terkait Polemik Perbup 11/2021, Wabup Nganjuk...

Related Posts

Jurnalis

Profle

Tiarsin

Follow Us

Recommended Posts

Terkait Polemik Perbup 11/2021, Wabup Nganjuk Siap Ladeni Hukum di MA
Vaksinasi Covid-19, RSUD Nganjuk Berikan Pelayanan Prima Pada Peserta
Tingkatkan Pelayanan, Klinik Urologi Hadir di RSUD Kertosono
Proses Banpres Rumit, Nasabah PNM Mekaar Berkerumun di BNI
Banpres Sulit Cair, Diduga PNM Mekaar Ada Permainan dengan BNI